Rabu, 17 Desember 2008

wanita


BISMILAHIRAHMANNIRAHIM

Hai Wanita, bersyukurlah buatmu yang telahir sebagai seorang wanita. Karena Rassullah pernah bersabda

“DOA PEREMPUAN LEBIH MAKBUL DARIPADA DOA LAKI-LAKI KARENA SIFAT PENYAYANGNYA YANG LEBIH KUAT DARIPADA SEORANG LAKI-LAKI , KETIKA DITANYA HAL TERSEBUT,JAWAB BANDIDA RASULLAH, ‘IBU LEBIH PENYAYANG DARIPADA BAPAK DAN DOA ORANG YANG PENYAYANG TIDAK AKAN SIS-SIA’

Sehingga wajarlah Allah memberikan keutamaan-keutamaannya kepada kaum wanita, yakni kaki seorang wanita bisa menjadi salah satu pintu masuk ke surga-Nya, dan dan dengan ketaatnya seorang wanita dapat menghantarkan seorang lelaki (suaminya) mendapatkan surga dunia dan akhirat.

Namun terkadang menjadi seorang wanita itu begitu rumit mungkin sangatlah rumit, penghormatan yang diberikan Allah kepada kaum wanita haruslah sejalan dengan tingkah laku dan kebersihan hatinya terhadap semua hal yang terjadi di sekitarnya. Bila itu jauh dari seorang wanita, maka akan pudarlah pesona ataupun keindahan yang dimilki seorang wanita. Walaupun dia seorang wanita yang cantik rupawan.

Dan sebaliknya terkadang penghormatan yang tinggi dari ALLAH, tidaklah sejalan dengan penghormatan yang diberikan masyarakat khalayak kepada seorang wanita, ya, tak perlu pungkiri terkadang keelokan wajah adalah hal utama yang menjadi perkara dan permasalahan bagi kaum wanita, bagaimana tidak begitu terpanahnya saat anda melihat kondisi berikut, ada dua orang wanita, salah satu wanita tersebut cantik rupawan dan satunya wanita yang cukup biasa, kedua wanita tersebut sama-sama ingin membayar suatu tagihan, awalnya masih terlihat wajar, namun itu semua berubah saat ada seorang laki-laki penjaga loket datang, kau tahu saat dia berbicara pada wanita yang cantik dia begitu lembut dan sangat bijaksana ,namun sikapnya berubah sangat berubah, lelaki itu menjadi garang dan begitu acuh saat wanita yang biasa ada dihadapnya hingga banyak orang disekelilingnya berbising akan keadaan tersebut.

Dan itulah menjadi salah satu alasan mengapa terkadang wanita ingin lebih mendapatkan penghormatan dari manusia lain ketimbang dari Allah. Hingga banyak wanita ‘mati-matian’ berbuat yang diluar batas kewajaran agar mendapatkan puja-puji yang terlontar dari mulut orang lain yang pastinya belum tentu puja-puji tersebut tulus adanya atau hanya bualan dari hati yang mendengki ‘nauzubillaminzalik’.(ya Allah jauhkan akan hal itu dari diri Hamba)

Dan bila itu yang terjadi akankah kita sebagai seorang wanita akan lebih memilih penghormatan yang begitu agung yang diberikan Allah atau penghormatan yang semu dari makhluk yang tak sempurna itu?????