Renunganku
Hai dik,
Apa yang kau risaukan langit diatas sana masih biru , burung masih bercanda riang, air masih mengalir, dan angin masih mencoba untuk membuat kita nyaman
Hai Dik,
Apa gerangan yang membuatmu tak nyaman. Aku disini, kakakmu masih disini berusaha untuk menjadi sandaran bagi hatimu yang resah. Apakah masalah hidup ini Dik, kau gelisah? Aku kakakmu. Aku akan mencoba membantumu .
Hai Dik,
Hidup ini memang sangat berat ,pedih, dan sedikit menyakitkan tapi percayalah dibalik itu semua tersimpan kebahagiaan, kemudahan, dan sesuatu yang menyenangkan.
Hai Dik, apakah kau ingat seekor lalat, seekor lalat yang mungkin sangat menjijikkan tapi baginya ia lebih bahagia walau setiap detak jantungnya selalu dihantui baygon, raket listrik dan sapu lidi. Ia sangat mengahargai hidupnya , ia sangat menyukuri, Apakah kau percaya Dik……percayalah…………….
Seharusnya kau terima apa yang kau miliki bukannya membencinya. Kalau kita ulang seadainya lalat itu membenci dirinya ia takkan merasa senang , ia takkan berusaha mendekati kue yang diatas meja. Melainkan ia akan mati dengan keterpurukannya , ia hanya akan termenung dan membencinya.
Hai dik, Ketahuilah seseorang yang berfikir dirinya tak mampu, berfikir dirinya sesuatu yang tak pantas , ia akan mati secara perlahan-lahan tanpa mengetahui dirinya itu sangat berharga. Dengan itu seharusnya kita berusaha mempercayai diri sendiri”Kita pasti bisa melalui cobaan yang sangat pahit pun”.
Dan
Jika kau sudah tak sanggup menangislah…………….menangislah renungkan akan kekuranganmu. Kau tahu Dik? Kakak atau orang lain pun adalah makhluk yang sama sekali tak sempurna.
Dan
Bila kau tak sanggup serahkan pada yang diatas …..serahkan pada Allah, Tuhan semesta alam
Catatan hari ini
“ SYUKURI HIDUP INI JIKA KAU TAK MENGERTI SEMUA INI
CARI DAN JELASKAN HIDUP INI SESUATU YANG AKAN DIBUKTIKAN”
TUK SEMUA YANG PERNAH MERASA TAK BERARTI (dheetha)
Hai dik,
Apa yang kau risaukan langit diatas sana masih biru , burung masih bercanda riang, air masih mengalir, dan angin masih mencoba untuk membuat kita nyaman
Hai Dik,
Apa gerangan yang membuatmu tak nyaman. Aku disini, kakakmu masih disini berusaha untuk menjadi sandaran bagi hatimu yang resah. Apakah masalah hidup ini Dik, kau gelisah? Aku kakakmu. Aku akan mencoba membantumu .
Hai Dik,
Hidup ini memang sangat berat ,pedih, dan sedikit menyakitkan tapi percayalah dibalik itu semua tersimpan kebahagiaan, kemudahan, dan sesuatu yang menyenangkan.
Hai Dik, apakah kau ingat seekor lalat, seekor lalat yang mungkin sangat menjijikkan tapi baginya ia lebih bahagia walau setiap detak jantungnya selalu dihantui baygon, raket listrik dan sapu lidi. Ia sangat mengahargai hidupnya , ia sangat menyukuri, Apakah kau percaya Dik……percayalah…………….
Seharusnya kau terima apa yang kau miliki bukannya membencinya. Kalau kita ulang seadainya lalat itu membenci dirinya ia takkan merasa senang , ia takkan berusaha mendekati kue yang diatas meja. Melainkan ia akan mati dengan keterpurukannya , ia hanya akan termenung dan membencinya.
Hai dik, Ketahuilah seseorang yang berfikir dirinya tak mampu, berfikir dirinya sesuatu yang tak pantas , ia akan mati secara perlahan-lahan tanpa mengetahui dirinya itu sangat berharga. Dengan itu seharusnya kita berusaha mempercayai diri sendiri”Kita pasti bisa melalui cobaan yang sangat pahit pun”.
Dan
Jika kau sudah tak sanggup menangislah…………….menangislah renungkan akan kekuranganmu. Kau tahu Dik? Kakak atau orang lain pun adalah makhluk yang sama sekali tak sempurna.
Dan
Bila kau tak sanggup serahkan pada yang diatas …..serahkan pada Allah, Tuhan semesta alam
Catatan hari ini
“ SYUKURI HIDUP INI JIKA KAU TAK MENGERTI SEMUA INI
CARI DAN JELASKAN HIDUP INI SESUATU YANG AKAN DIBUKTIKAN”
TUK SEMUA YANG PERNAH MERASA TAK BERARTI (dheetha)
